dailylutim.id - Kondisi Puskesmas Pembantu (Pustu) Cendana Hitam Timur, Kecamatan Tomoni Timur, masih membutuhkan perbaikan menyeluruh. Anggota DPRD Luwu Timur, Aprianto, mendorong rehabilitasi dilanjutkan pada 2027.
Dorongan itu disampaikan setelah Aprianto meninjau langsung bangunan Pustu saat monitoring APBD 2026, Selasa (7/10/2026). Ia menemukan anggaran rehabilitasi tahun ini belum mencakup seluruh kerusakan.
Dalam peninjauan tersebut, Aprianto didampingi Kepala Puskesmas Tomoni Timur, pemerintah desa, serta perangkat Desa Cendana Hitam Timur.
Anggaran Tahun Ini Belum Cukup
Pustu itu telah memperoleh anggaran rehabilitasi melalui aspirasi Aprianto. Namun, kondisi bangunan menunjukkan masih ada bagian yang membutuhkan perbaikan lanjutan.
Karena itu, Aprianto langsung menghubungi Kepala Dinas Kesehatan Luwu Timur untuk menyampaikan kebutuhan tersebut.
“Saya turun untuk melihat langsung kondisi pekerjaan. Setelah melihat kondisi di lapangan, ternyata anggaran yang sementara terlaksana belum bisa mencukupi seluruh kerusakan,” ujar Aprianto.
Ia berharap Dinas Kesehatan memasukkan kebutuhan lanjutan rehabilitasi dalam perencanaan anggaran tahun depan.
Perbaikan Diharapkan Tuntas pada 2027
Menurut Aprianto, rehabilitasi perlu dilanjutkan agar bangunan Pustu benar-benar layak dan siap mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.
“Harapan kita, tahun depan bisa dilanjutkan sampai selesai sehingga Pustu ini benar-benar siap dan fungsional untuk masyarakat,” katanya.
Aprianto menyebut Kepala Dinas Kesehatan merespons positif usulan tersebut dan akan mengupayakan agar kebutuhan lanjutan rehabilitasi diperhatikan dalam perencanaan anggaran.
Meski demikian, kelanjutan pekerjaan masih bergantung pada proses perencanaan dan penganggaran tahun berikutnya.
Aprianto menegaskan, monitoring lapangan menjadi bagian penting dari pengawasan DPRD terhadap APBD.
Melalui peninjauan langsung, kebutuhan fasilitas publik dapat diketahui dan diperjuangkan agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik.