dailylutim.id– DPRD Luwu Timur Meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Lebih Proporsional Dalam Mengalokasikan Anggaran Kepada Setiap Perangkat Daerah.
DPRD Menemukan, Masih Terdapat Sejumlah Perangkat Daerah Yang Dinilai Mendapat Alokasi Anggaran Relatif Terbatas, Khususnya Yang Menangani Sektor Pertanian, Perikanan, Perdagangan, Koperasi Dan UMKM.
Anggota DPRD Luwu Timur, Alamsyah Mengatakan, DPRD Meminta Alokasi Anggaran Tidak Hanya Didasarkan Pada Kebutuhan Administratif Perangkat Daerah.
“Tetapi Juga Mempertimbangkan Skala Prioritas, Kebutuhan Riil Dan Target Kinerja Yang Ingin Dicapai,” Katanya.
Pemerintah Daerah Juga Didorong Melakukan Rasionalisasi Dan Pemerataan Anggaran Agar Sektor Yang Bersentuhan Langsung Dengan Aktivitas Ekonomi Masyarakat Tidak Kekurangan Dukungan.
Pertanian Dan Perikanan, Misalnya, Memiliki Peran Penting Dalam Menjaga Ketahanan Pangan Dan Meningkatkan Produktivitas Masyarakat.
Sementara Perdagangan, Koperasi Dan UMKM Menjadi Salah Satu Penggerak Ekonomi Sekaligus Membuka Lapangan Kerja.
Karena Itu, Keterbatasan Anggaran Pada Sektor-sektor Tersebut Dinilai Perlu Menjadi Perhatian Dalam Pembahasan APBD.
DPRD Menilai Besarnya Anggaran Tidak Semata-mata Menjadi Ukuran Keberhasilan.
Yang Lebih Penting Adalah Apakah Anggaran Tersebut Mampu Menjawab Kebutuhan Masyarakat Dan Menghasilkan Dampak Ekonomi Yang Nyata.
Legislatif Menegaskan, Anggaran Seharusnya Tidak Hanya Terserap Pada Program Pemerintahan, Tetapi Juga Diarahkan Lebih Kuat Pada Sektor Produktif Yang Mampu Meningkatkan Pendapatan Masyarakat, Menciptakan Lapangan Kerja Dan Memperkuat Ekonomi Luwu Timur.