Jumat, 04 September 2026
Ober Datte Pastikan Petani Pongkeru Terima Kompensasi Dari PT Vale

Ober Datte Pastikan Petani Pongkeru Terima Kompensasi Dari PT Vale

08 Jul 2026  •  782 kali dilihat

Bagikan :

Luwu Timur, Dailylutim.id – Harapan Petani Desa Pongkeru Akhirnya Mulai Menemukan Titik Terang. Setelah Menunggu Cukup Lama, Mereka Dipastikan Menerima Kompensasi Atas Lahan Pertanian Yang Terdampak Genangan Air.

Kepastian Itu Lahir Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Di Kantor DPRD Luwu Timur, Rabu (08/07/2026).

Rapat Yang Dipimpin Ketua DPRD Luwu Timur, Ober Datte, Menghasilkan Kesepakatan PT Vale Indonesia Tbk Untuk Menyalurkan Dana Kompensasi Kepada Petani Terdampak.

Petani Terima Ganti Rugi

Dalam Kesepakatan Tersebut, PT Vale Menyetujui Pembayaran Ganti Rugi Sebesar Rp6,5 Juta Per Hektare.

Nilai Kompensasi Itu Mengacu Pada Skema Asuransi Pertanian Sebagai Pengganti Kerugian Akibat Gagal Panen Pada Musim Tanam April Hingga September 2025.

Menurut Ober Datte, DPRD Akan Terus Mengawal Pelaksanaan Kesepakatan Tersebut Hingga Seluruh Petani Menerima Haknya.

“Kami Mendukung Setiap Investasi Yang Masuk Ke Luwu Timur. Namun, Investasi Tidak Boleh Mengorbankan Ruang Hidup Masyarakat,” Tegas Ober.

Ia Menambahkan, Perusahaan Juga Harus Bertanggung Jawab Terhadap Dampak Sosial Dan Lingkungan Yang Ditimbulkan.

Karena Itu, DPRD Memastikan Proses Pencairan Kompensasi Berjalan Sesuai Kesepakatan.

DPRD Kawal Hingga Dana Cair

Ober Menegaskan Fungsi Pengawasan DPRD Tidak Berhenti Setelah Kesepakatan Dicapai.

Sebaliknya, DPRD Akan Mengawal Proses Verifikasi Data Hingga Penyaluran Dana Selesai.

Sementara Itu, PT Vale Diminta Segera Melakukan Validasi Dokumen Dan Pendataan Petani Penerima Kompensasi.

Langkah Tersebut Dinilai Penting Agar Penyaluran Bantuan Berlangsung Tepat Sasaran Dan Sesuai Ketentuan Administrasi.

Siapkan Solusi Jangka Panjang

RDP Tersebut Tidak Hanya Membahas Penyelesaian Ganti Rugi.

Selain Itu, DPRD, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, Dan PT Vale Juga Menyepakati Langkah Pencegahan Agar Genangan Air Tidak Kembali Merugikan Petani.

Salah Satunya Melalui Pembenahan Saluran Air Di Kawasan Pertanian Desa Pongkeru.

Dengan Demikian, Lahan Pertanian Diharapkan Kembali Produktif, Sementara Petani Dapat Bercocok Tanam Tanpa Dihantui Risiko Gagal Panen Akibat Genangan Ai